Sistem operasi saat ini telah menjadi bagian hidup dari sebagian besar manusia moderen. handphone, pc, laptop, dan banyak perangkat elektronik lainnya tak lepas dari yang disebut sistem operasi. Nama- nama sistem operasi seperti Windows, Linux, dan Android tidak asing lagi terdengar di telinga kita. Disini kami mencoba untuk memberikan penjelasan dari berbagai sumber mengenai pengenalan sistem informasi.

Definisi Sistem Operasi

Untuk memahami definisi dari sistem operasi (operating system), terlebih dulu akan membahas tentang  system yang ada pada komputer yang terdiri dari 3 komponen yaitu:

  1. Perangkat keras (hardware).
  2. Perangkat lunak (software).
  3. Pengguna (user / barainware).

Perangkat keras (hardware) adalah perangkat fisik komputer yang menjadi inti dari sumber daya sebuah komputer.Perangkat fisik dari sebuah komputer,smartphone dan tablet adalah bagian yang dapat dilihat dan disentuh.

1

Gambar 1.1Contoh Perangkat keras

Perangka keras ( hardware) dapat digolongkan sesuai dengan fungsinya menjadi 4 macam golongan:

  1. Perangkat keras masukan (Input Device) berfungsi sebagai masukan data pengguna untuk diproses oleh komputer untuk menjadi sebuah informasi.

2

Gambar 1.2 contoh perangkat keras masukan

  1. Perangkat keras pemrosesan (Processing Device) berfungsi untuk mengolah atau memproses data yang dimasukan  oleh perangkat keras masukan  untuk memberi informasi ke pengguna dan mengontrol seluruh sistem komputer. Contoh: Central Processing Unit (CPU), Random Access Memory (RAM), Video Graphic Array Card (VGA Card), Motherboard, Power Supply Unit (PSU), Casing Unit.

 3

Gambar 1.3 contoh perangkat keras pemrosesan

  1. Perangkat keras keluaran (Output Device) berfungsi untuk menampilkan hasil pengolahan dari perangkat keras pemoresan komputer bagi pengguna dalm berbentuk tulisan, gambar, dan suara.

 

 4

Gambar 1.4 contoh perangkat keras keluaran

  

  1. Perangkat keras penyimpanan(Storage Device) berfungsi untuk menyimpan hasil pengolahan komputer .

5

 

Gambar 1.5 contoh perangkat keras penyimpanan.

Perangkat lunak (software) adalah sekumpulan data elektronik yang disimpan dan diatur oleh komputer, data elektronik yang disimpan oleh komputer dapat berupa program atau instruksi yang akan menjalankan suatu perintah dan merupakan komponen yang tidak terlihat secara fisik, tetapi terdapat dalam sebuah komputer. Perangkat lunak terrbagi menjadi 2 yaitu sistem operasi dan program aplikasi.

7

Gambar 1.6 contoh perangkat lunak “program aplikasi”

Brainware atau user merupakan manusia atau program yang menggunakan dan mengoperasikan komputer. Pada umumnya brainware adalah seorang manusia yang mengoperasikan komputer. Namun sebenarnya brainware atau user bukan hanya manusia, software semisal program aplikasi juga dapat bertindak sebagai brainware atau user. Perangkat keras tidak bisa menjalankan tugasnya jika tidak ada perangkat lunak dan perangkat keras dan perangkat lunak tidak akan bisa menjalankan tugasnya jika tidak ada brainware atau user.

 

Jadi dapat disimpulkan ,sistem operasi merupakan program yang menghubungkan semua komponen sistem komputer, dikarenakan sistem operasi adalah sebuah jembatan yang menhubungkan antara perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), brainware atau user agar dapat saling berkomunikasi. Sistem operasi juga menghubungkan perangkat keras (hardware) komputer dengan brainware atau user dan mempunyai tugas untuk mengendalikan serta mengkoordinasikan perangkat keras (hardware) dengan berbagai program aplikasi yang di gunakan oleh brainware atau user.Sistem operasi merupakan perangkat lunak pada lapisan pertama yang di tempatkan di dalam memori utama pada saat komputer pertama dihidupkan atau dinyalakan dan kemudian mengatur pengesekusian program aplikasi lainnnya untuk dijalankan setelah sistem operasi berjalan dengan baik. Jika tidak terdapat sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan perangkat lunak (software) yaitu program aplikasi pada perangkat keras (hardware) kecuali program aplikasi booting.

Fungsi dari Sistem Operasi

Fungsi dari Sistem Operasi secara umum adalah sebagai berikut :

  • Resource manager : pengelolaan sumber daya dan mengalokasikannya.Contoh : memori , CPU, Disk Drive, dan perangkat lainnya.
  • Interface : sebagian perantara antara user dengan perangkat keras dengan menyediakan tampilan kepada user yang lebih mudah di pahami dan user friendly.
  • Coordinator : mengkoordinasi dan menyediakan fasilitias supaya aktifitas  yang lebih kompeks dapat di atur dan di proses secara berurutan.
  • Guardian : menyediakan akses kontrol yang bertugas untuk melindungi file dan memberi pengawasan pada data dan program.
  • Gate Keeper : pengendali hak akses oleh pengguna yang mengendalikan siapa saja yang berhak masuk ke dalam sistem dan mengawasi apa saja yang dilakukannya.
  • Optimizer : penjadwal masukan (input) oleh user, pengaksesan basis data, proses komputasi dan penggunaan.
  • Accountant :  mengatur waktu CPU, penggunaan memori, pemanggilan I/O, disk storage, dan waktu koneksi terminal.
  • Server :  melayani pengguna komputer.

Sejarah Perkembangan Sistem Operasi

            Sistem operasi berkembang amat pesat selama beberapa dekade terakhir. Ia terbagi menjadi lima generasi besar sejak pertama kali ditemukan pada tahun 1940-an. Hingga kini, perkembangan system operasi belum berhenti dan semakin pesat dibandingkan empat generasi sebelumnya. Berikut urutan lini masanya:

  • Generasi Pertama (Tahun 1940-an sampai 1950-an)

Generasi pertama sistem operasi baru ditemukan pada tahun 1950-an. Sebelumnya pada tahun 1940-an, komputer menggunakan punched card untuk menjalankan program. Dan akhirnya The General Motors Research Laboratories mengimplementasikan sistem operasi pada IBM 701. Ia dikenal dengan Single stream Batch Processing System karena hanya bisa menjalankan pekerjaan satu persatu. Memiliki komponen utama tabung hampa udara dan hanya bisa digunakan untuk mengoperasikan aritmatika standar yaitu perkalian, penjumlahan dan pengurangan.

  • Generasi Kedua ( Tahun 1960-an)

Generasi ini dikenal dengan multiprogramming karena sistem operasi dapat mengerjakan beberapa pekerjaan dalam satu waktu. Konsep yang digunakan adalah prosesor dan memori utama bekerja sekaligus secara bergantian untuk menjaga efisiensi waktu.

Pada tahun 1964, sistem operasi dengan kemampuan lebih besar dikeluarkan oleh IBM dengan basis system/360. Teknologi ini semakin berkembang hingga user dapat berkomunikasi secara interaktif dengan komputer. Setela itu lahirlah multics dengan menerapkan teknologi timesharing seperti CTSS dari MIT dan TSS dari IBM. Komponen utama sistem ni adalah transistor, dan inputen manggunakan punch card.

  • Generasi Ketiga (Tahun 1970-an)

Perkembangan sistem operasi pada generasi ketiga sebagian besar digunakan pada minicomputer dengan sistem timesharing multimode yang mendukung batch prosesing, timesharing, dan aplikasi real time. Adapun secara detail konsep yang ditemukan pada sistem operasi adalah sebagai berikut:

  1. Multiprogramming, yaitu satu komputer mengerjakan banyak program pada memori utama.
  2. Multiprocessing, yaitu satu proses dikerjakan oleh banua prosesor untuk meningkatkan kinerja.
  3. Spooling (Simultaneous Periperal Operation On Line ), yitu teknologi buffer dan mampu menerima proses meskipun belum dikerjakan.
  4. Device Independence, perbedaan fungsi pada masing-masing komponen.
  5. Timesharing atau multitasking, yaitu peningkatan efisiensi dengan cara menjalankan beberapa proses dalam satu waktu.
  6. Real time system, sebagai pengontrol dari hardware. 
  • Generasi Keempat ( Tahun 1980-an)

Pada generassi ini terjadi revolusi pada sistem operasi dengan lahirnya era personal computer(PC) dan workstation. Dengan teknologi baru mikroprosesor maka hadirlah teknologi desktop, yang beriringan dengan lahirnya software seperti spreadsheet, word processor, database, dan grafis yang semakin maju.

  • Generasi Kelima ( Tahun 1990-an sampai sekarang)

Teknologi GUI ( Graphical User interface ) yang ditemukan pada era ini. Begitu pula teknologi Multi-Threading dan Mikroprosesor berbasi RISC untuk PC diperkenalkan. Pada era ini lahirlah sistem operasi Linux 0,01 pada tahun 1991 bersamaan dengan MS DOS 5.0. selanjutnya Windows 3.1, 386 BSD, dan Distro Linux ditemukan pada tahun 1992.

Selanjutnya DOS berkembang dan berhenti pada PC DOS 7 tahun 1995. Sedangkan Windows terus berkembang menjadi Windows NT dan Windows 95. Pada tahun 1997 lahirlah Mac OS dari apple untuk pertama kalinya. Linux juga terus berkembang hingga era ditemukannya Server Linux dan Japan Goes Linux pada tahun 1998.

Dimulai tahun 2000, windows meluncurkan windows 2000 sebagai penerus windows NT, dan windows Me sebagai generasi terakhir windows 95. Pada tahun 2001 ditemukan windows paling populr sepanjang zaman yaitu Windows XP. Mac OS berkembang menjadi Mac OS/X pada tahun 2000, dan Linux melahirkan Ubuntu versi pertama pada tahun 2004.

Hingga kini, pemain sistem operasi paling gencar dan besar adalah Mac OS, Windows dan Ubuntu. Meskipun pada generasi kelima ini ditemukan puka sistem operasi lainnya seperti Fedora, Novell, Mandriva, dan sebagainya. Pada generasi kelima pula inilah lahir Sistem operasi berbasis mobile phone esperti Symbian, Windows Phone, dan Android.

Tugas sistem operasi

  •  Melakukan manajemen proses seperti membuat file, menghapus file, komunikasi antar file, dan singkronisasi antar file. Sistem operasi juga dapat menunda proses yang dikerjakan, melanjutkan proses yang berjalan, dan menghentikan proses yang sedang berjalan secara paksa. Untuk menunda dan melanjutkan proses, sistem operasi sangat bergantung pada RAM untuk menampung proses sementara waktu dan register prosesor untuk menampung proses yang sedang berjalan. Sedangkan untuk hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan file, sistem operasi membutuhkan unit control pada CPU.
  •  Sistem operasi harus dapat melakukan manajemen memori agar bisa mengatur dan mengalokasikan jumlah memori dan alamat memori yang diperlukan. Karena jika sistem operasi tidak bisa mengatur memori akan terjadi tumpang tindih pada memori dan terjadi hang karena banyak proses yang harus d tamping oleh memori.
  •  Melakukan proteksi dari ancaman-ancaman yang dapat merugikan sistem atau user. Sistem operasi harus dapat melakukan pencegahan terhadap virus, malware, ataupun ancaman yang disebabkan manusia. Dengan adanya Reference monitor sistem akan menanyakan terlebih dahulu suatu akses yang dilakukan apakan legal atau tidak.

 

Referensi:

http://anywi.blogspot.com/2014/04/perangkat-keras-komputer-hardware.html

http://blogs.itb.ac.id/ku1071k0316113008nissamarlinda/2013/10/20/

http://rugbygeinin.blogspot.com/2012_12_01_archive.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_operasi

http://pabudiku.blogspot.com/2013/09/materi-kelas-x-sistem-operasi-bagian-1.html

http://netsains.net/2013/06/sejarah-dan-perkembangan-sistem-operasi-komputer/

http://teknologi.kompasiana.com/internet/2013/06/15/sejarah-singkat-perkembangan-sistem-operasi-568988.html

Ariyanto.Endro.2007.Sistem operasi Slide.TelkomUniversity,Indonesia.