Jaket Kulit Pria

Bagi seorang pria memiliki jaket adalah sebuah keharusan. Jaket bagi seorang pria adalah pakaian pelengkap yang harus dikenakan setiap harinya. Bagi mereka yang bepergian dengan menggunakan sepeda motor, tentu haruslah menggunakan jaket, sebagai untuk pelindung juga bisa berfungsi sebagai pakaian luar yang bisa melindungi tubuh Anda dari dinginnya cuaca diluar ketika pergi dengan sepeda motor. Jaket untuk pria itu sendiri sudah banyak tersedia dipasaran dengan berbagai tipe dan juga warna yang menarik, salah satunya yang banyak dimiliki adalah jaket kulit pria.

Jaket kulit memang sangat identik dengan kaum pria. Jaket kulit yang rata-rata memiliki bahan yang tebal ini memang sangat cocok jika dikenakan disaat bepergian dengan cuaca yang dingin seperti sekarang ini, dan juga sangat cocok bagi pria yang menyukai sepeda motor disetiap kegiatan mereka. Jaket kulit ini terbuat dari berbagai jenis kulit, ada yang banyak terbuat dari jenis kulit hewan yang ada di Indonesia.

Harga dari jaket kulit memang lebih mahal dibandingkan dengan harga dari jaket yang lainnya. Hal ini juga dapat dilihat dari bahan kulit yang membuat jaket tersebut dihargai lebih mahal. Proses pembuatan jaket kulit tersebut pun lebih sulit dan juga lebih lama mengingat untuk membuatnya dibutuhkan keahlian dan juga alat yang tepat agar jaket kulit tersebut bisa digunakan untuk waktu yang lama atau awet. Jenis jaket kulit memang juga bisa dibilang lebih berat untuk digunakan, apalagi jika yang menggunakan seorang wanita, mungkin awalnya akan terasa tidak nyaman dan juga panas.

Jaket kulit pria yang terdapat dipasaran saat ini memang hampir sama tipe dan juga bentuknya, yang bisa membedakan jaket kulit satu dengan jaket kulit yang lainnya adalah dari kualitas bahan yang digunakan jaket kulit tersebut. Jaket kulit yang asli tentu akan dibuat dengan kualitas bahan kulit yang terbaik juga, agar tidak mudah rusak ketika digunakan, dan tahan jika terkena air, dan tentu juga awet untuk digunakan. Selain itu, jaket kulit dengan kualitas asli juga akan memiliki harga yang jauh lebih mahal dari jenis jaket kulit yang palsu yang ada dipasaran.

Dengan semakin banyaknya permintaan dari konsumen mengenai jaket kulit, tentu membuat banyak produsen jaket kulit untuk menciptakan jaket kulit dengan bahan yang terbaik dan juga warna yang menarik dari jaket kulit yang lainnya. Mereka membuat jaket kulit dengan kualitas bagus, dan dengan bahan yang lembut di badan Anda. Namun, dengan banyaknya permintaan tersebut juga membuat beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab mengambil keuntungan dengan cara curang dengan menjual produk jaket kulit palsu namun dijual dengan kualitas yang asli. Mereka hanya melakukan tersebut demi mencari dan mendapatkan keuntungan diri pribadi saja, tanpa memikirkan nasib dari orang yang ditipu tersebut.

Oleh sebab itu, sebagai pria dan juga konsumen yang menyukai jaket kulit pria, Anda harus sangat mengetahui ciri-ciri dari jaket kulit yang palsu dengan jaket kulit yang asli. Agar nantinya, Anda tidak akan tertipu dan juga kecewa ketika membeli sebuah jaket kulit dipasaran. Pastikan juga bahwa Anda teliti terlebih dahulu sebelum membeli jaket kulit, periksa kondisi dari jaket kulit tersebut apakah masih bagus atau tidak. Sebagai ciri yang paling mudah adalah bahwa jaket kulit untuk pria yang asli dengan kualitas terbaik akan dijual dengan harga yang lebih mahal dibandingkan dengan jaket kulit yang palsu.

Makan merupakan kebutuhan setiap makhluk hidup tanpa terkecuali, termasuk manusia. Makan adalah hal yang terpenting untuk menjaga kelangsungan hidup. Namun, kita sebagai manusia tentu tidak boleh asal dalam memakan sesuatu. Karena daya tahan tubuh manusia tentu lebih rentan daripada hewan atau tumbuhan. Sehingga untuk makan, manusia tidak dapat asal makan supaya kenyang atau hanya karena rasa enaknya saja. Diperlukan makanan sehat dan bernutrisi serta pengolahan yang higienis dan sehat pula. Berikut ini adalah kandungan nutrisi dari makanan yang sehat:

  1. Karbohidrat. Karbohidrat adalah zat terpenting yang dibutuhkan oleh tubuh kita dalam menghasilkan energi dan tenaga (kalori). Tanpa karbohidrat kita tidak bisa beraktivitas dengan baik. Namun, karbohidrat tidak boleh dikonsumsi dalam jumlah yang besar, karena kalori diubah menjadi zat gula sehingga bisa menyebabkan diabetes.
  2. Protein. Protein yang terkandung dalam makanan sehat berfungsi untuk tumbuh kembang dan cadangan energi. Protein sangat banyak manfaatnya antara lain menjaga kesehatan reproduksi, mengurangi depresi, memelihara sel-sel tubuh, metabolisme tubuh, meningkatkan kekebalan tubuh dan sebagai cadangan energi. Protein bisa berasal dari sumber hewani maupun nabati.
  3. Vitamin. Vitamin diperlukan tubuh dalam menjaga kesehatan seluruh organ tubuh dan panca indera serta memelihara sistem metabolisme tubuh. Tanpa vitamin yang cukup, kita akan mengalami berbagai penyakit defisiensi vitamin. Misalkan saja jika kita kekurangan vitamin C maka kita akan mudah terkena flu atau sariawan. Atau jika kekurangan vitamin A, maka kesehatan mata kita akan terganggu.
  4. Lemak. Lemak juga seperti protein, bisa berasal dari sumber nabati maupun hewani. Lemak ini berfungsi sebagai zat pelarut vitamin serta melindungi tubuh dari panas dan dingin. Lemak yang baik adalah lemak tak jenuh. Lemak juga tidak boleh dikonsumsi berlebihan, karena lemak yang menumpuk dalam tubuh akan menjadi sumber penyakit lain seperti serangan jantung.
  5. Serat. Serat berfungsi sebagai melancarkan pencernaan kita. Dalam pencernaan kita terdapat bakteri yang baik yang tugasnya adalah untuk mempertahankan kekebalan sistem pencernaan. Dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung serat setiap hari maka tugas bakteri baik dalam usus akan terbantu dan menghindarkan kita dari resiko terkena wasir. Serat juga merupakan salah satu zat detoksifikasi untuk tubuh.
  6. Mineral. Mineral terbagi menjadi 2 bagian, yaitu makromineral dan mikromineral. Makromineral adalah yang dibutuhkan dalam jumlah banyak misalkan sodium, kalium, kalsium, fosfor dan magnesium. Sedangkan mikromineral adalah mineral yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang sedikit, misalkan zat besi, yodium, seng, tembaga, fluoride dan lain-lain. Kekurangan mineral juga dapat menyebabkan penyakit defisiensi mineral misalkan jika kekurangan kalsium maka tulang kita akan cepat keropos atau pertumbuhan anak terhambat. Begitu juga kekurangan zat besi maka kita akan mudah terserang anemia.
  7. Air. Mengapa air? Karena tubuh kita sebagian besar terdiri dari air. Tanpa air tentu kita akan lebih mudah dehidrasi dan mengalami gangguan kesehatan lain. Untuk itu diperlukan setidaknya 6 hingga 8 gelas per hari untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Air berfungsi sebagai pelarut nutrisi makanan sehat, melarutkan zat-zat yang tak berguna serta mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Air juga berfungsi sebagai pelumas persendian, katalistor metabolisme tubuh serta menstabilkan suhu tubuh. Air juga terdapat pada sayuran dan buah-buahan. Ayo mulai sekarang kita biasakan diri mengkonsumsi makanan yang sehat untuk kehidupan yang lebih baik.

Semangat pagi para pembaca, pada kesempatan kali ini kita akan melanjutkan kembali materi tentang sistem operasi. topik yang akan kita bahas adalah tentang managemen input dan output. silahkan disimak :

       I.            Categories of I/O Devices

I/O Devices dibagi menjadi beberapa kategori, diantaranya :

  • Human Readable

Yang digunakan untuk berkomunikasi langsung dengan user. Contohnya : Printers, Display, Keyboard,  Mouse, dan lain-lain.

  •  Machine Readable

Yang digunakan untuk berkomunikasi dengan peralatan elektronik. Contohnya : Disk, Tape Drive, Sensors, Controllers, Actuators, dan lain-lain.

  • Communication

Yang digunakan untuk berkomunikasi dengan Remote Devices. Contohnya : Modem.

 

    II.            Differences in I/O Devices

Data Rate

Terdapat kemungkinan perbedaan ukuran kecepatan transfer data.

 1

 

Application

  • Disk yang digunakan untuk menyimpan file membutuhkan management software.
  • Disk yang digunakan untuk menyimpan virtual memory pages membutuhkan hardware dan software untuk mendukungnya.
  • Terminal yang digunakan oleh system administrator mungkin memiliki prioritas yang lebih tinggi.

Complexity  of Control

  • Printer memerlukan kontrol antarmuka yang relative sederhana.
  • Satu buah disk jauh lebih kompleks.

Unit of Transfer

Data dapat ditransfer sebagai aliran byte untuk terminal atau di blok yang lebih besar untuk disk.

Data Representation

Skema pengkodean.

Error Conditions

Devices menangkap respon kesalahan yang berbeda.

 

 III.            Techniques Performing I/O

Programmed I/O

Proses berkondisi busy-waiting untuk operation untuk menyelesaikan.

Interrupt-driven I/O

  • Perintah I/O dikeluarkan.
  • Processor terus mengeksekusi instruksi.
  • Modul I/O mengirimkan interupsi bila sudah selesai.
  •  

 IV.            Performing I/O

Direct Memory Access (DMA)

  • Modul DMA mengotrol pertukaran data antara memori utama dan I/O device.
  • Processor terputus setelah seluruh blok telah ditransfer.

V.            Relationship Among Techniques

 2

 

 VI.            Evolution of The I/O Function

Processor langsung mengontrol device peripheral.

 

Controller atau I/O modul ditambahkan.P

  • Processor menggunakan program I/O tanpa interupsi.
  • Processot tidak perlu menangani rincian device eksternal.

Controller atau I/O modul dengan interupsi.

  • Processor tidak menghabiskan waktu untuk menunggu operasi apa yang akan dilakukan oleh I/O.
  1. Direct Memory Access
  • Blok data yang dipindahkan ke dalam memori tanpa melibatkan processor.
  • Processor hanya terlibat di awal dan akhir saja.

 

  1. I/O Modul adalah Processor terpisah,
  • Dengan set instruksi dirancang khusus untuk I/O.
  • I/O Processor mengambil dan mengeksekusi instruksi ini tanpa intervensi processor.

 

  1. I/O Processor
  • I/O modul memiliki memori lokal sendiri.
  • Ini termasuk komputer yang berada di dalam dirinya sendiri.
  • Satu set besar I/O devices dapat dikontrol.

 

  1. VII.            Direct Memory Access

 

  1. 1.      Delegasi operasi processor I/O untuk modul DMA.

 

  1. 2.      Modul DMA transfer data secara langsung atau dari memory.

3

4

5

 

 

Masalah Desain pada Sistem Operasi :

  • Efisiensi :
    • Kebanyakan I/O sangat lambat dibandngkan memori utama
    • Penggunaan multiprogramming diperbolehkan untuk beberapa proses yang menunggu disaat proses lain dieksekusi
    • I/O tidak bisa mengimbangi kecepatan prosesor
    • Generalisasi
      • Diinginkan untuk dapat mnangani setiap I/O device secara seragam
      • Menyembunyikan kbnayakan detail device                                   

/O Buffering

Reasons :

  • Proses harus menunggu I/O untuk selesai sebelum proses
  • Beberapa halaman harus berada pada min memory saat I/O

Block Oriented :

  • Informasi disimpan dalam ukuran blok yang tepat
  • Transfer dibuat terblok
  • Dibuat untuk disk, USB, dan tape

Stream-Oriented

  • Transfer informasi sebagai byte stream
  • Digunakan pada terminal, rinter, komunikasi port, mouse, dl

 

Single Buffer

Block Oriented:

  • Input transfer dibuat untuk buffer
  • Blok berpinah pada user space ketika dibutuhkan
  • Blok lain dipindahkan ke dalam antrian

Stream Oriented

  • Dibuat secara garis lurus dalam satu watu
  • Input user dari terminal dalam satu garis dengan carriage yang kembali saat ujung gars
 6

Output pada terminal adalah satu dalam satu waktu

Double Buffer:

  • Menggunakan dua sistem antrian
  • Proses yang ditransfer dari satu antrian ke antrian lainnya

7 

Circular Buffer

  • Menggunakan lebih dari 2 antrian
  • Setiap antrian individu adalah satu unit sirkular
 8

Digunakan ketika operasi I/O harus selaras dengan proses

3.      Ketika lengkap modul DMA akan mengirim sinyal interupsi ke processor.

9

 

Disk Performance Parameters

  • Untuk mambaca dan menulis, head disk harus berada pada track yang diinginkan dan berada pada titik awal dari sector yang diinginkan tersebut.
  • Seek Time

Waktu yang diperlukan head disk untuk mencari track yang diinginkan.

  • Rotational Delay/Rotational Latency

Waktu yang diperlukan titik awal serctor untuk mencapai head disk.

  • Access Time

Jumlah dari seektime dan rotational delay

Waktu yang diperlukan untuk mencapa posisi untuk menulis atau membaca

 

Waktu Transfer Disk I/O

11

 

Disk Scheduling Policies

  • Perbedaan performance dikarenakan oleh seek time yang berbeda-beda.
  • Pada satu disk, ad banyak I/O request.
  • Jika request tersebut diambil secara random, maka performansinya akan buruk.
  • First in, First out (FIFO)
    • Request proses secara sekuensial
    • Semua proses diperlakukan sama
    • Menggunakan random scheduling jika terdapat manya proses yg harus ditangani.

12

  • Priority
    • Shceduling berada diluar control disk management software
    • Tujuannya bukan untuk mengoptimalkan disk tetapi untuk mendapatkan objektif lainnya
    • Menyediakan interaktif respon time yang baik
    • Last in, First out
      • Baik untuk transaksi pemrosesan sistem
      • Kemungkinan starvation saat job dilakukan dan head tidak dapat kembali ke barisan
      • Shortest Service Time First
        • Selalu memilih minimum seek time

13

  • SCAN
    • Lengan bergerak satu arah hingga mencapai track terakhir di arah tersebut
    • Arahnya terbalik
    • Hamper mirip seperti SSTF

 

  • C-SCAN
    • Melakukan scaning hanya satu arah saja
    • Saat track terakhir sudah terkunjungi, lengan akan kembali kea rah sebaliknya dari disk dan melakukan scan lagi
    • Mengurangi maximum delay yang terjadi oleh request baru

14

  • N-step-SCAN
    • Mensegmentasi queue dari disk request menjadi subqueue yang panjangnya N
    • Subqueue di proses menggunakan SCAN
    • Request baru di tambahkan ke queue yang lain saat queue di proses
    • FSCAN
      • Menggunakan dua queue
      • Satu queue kosong untuk request baru
      • Service dari request yang baru ditunda hingga reques yang lama semua beres dproses

Disk Scheduling Algorithms

15

Ratio

  • Pengunaan Array yang berlebihan dari disk secara independen
  • Set disk drive fisik dilihat oleh sistem operasi sebagai single logical drive
  • Data disk didistribusikan di seluruh drive fisik dari sebuah array
  • Kapasitas disk yang berlebihan digunakan untuk kesamaan dalam menyimpan informasi

Ration level

 

  • Raid 0 (non-redudant)

 

à bukan anggota sejati keluarga RAID, karena tidak termasuk redundansi untuk meningkatkan kinerja, data yang bergaris-garis di disk yang tersedia,garis ini mungkin blok fisik, sektor, atau beberapa satuan lainnya dan juga pengguna dan sistem data didistribusikan di seluruh disk dalam array dan juga dua permintaan dapat diterbitkan secara paralel, mengurangi I / O waktu antrian.

17

 

 

Penjelasan

è jika I / O permintaan tunggal terdiri dari beberapa strip logis berdekatan, maka sampai n strip untuk permintaan yang dapat ditangani secara paralel, sangat mengurangi waktu transfer I / O.

  • Ration 1 ( Mirrored )

è RAID 1 berbeda dari tingkat RAID 2 sampai 6 di mana redundansi dapat dicapai,redundansi dapat dicapai dengan cara sederhana, yaitu duplikasi semua data dan setiap disk dalam array memiliki mirror disk  yang berisi data yang sama dan Kerugian dari RAID 1 adalah biaya, dan kelebihannya menyediakan real-time backup semua data sehingga semua data penting masih segera tersedia.

 

 

 

ü  Kinerja RAID 1 bisa mendekati dua kali lipat dari  RAID 0

ü  RAID 1 juga dapat memberikan peningkatan kinerja atas RAID 0 untuk transfer data.

 

  • Raid 2 (redundancy through Hamming code)

è RAID tingkat 2 dan 3 menggunakan make teknik akses paralel

è Menggulung  dari drive individu yang disinkronkan sehingga setiap pusat disk di posisi yang sama

è  Garis sangat kecil, sering sekecil satu byte atau word

è  Kode error-correcting dihitung di seluruh bit yang sesuai pada setiap disk data yang

è  Kode Hamming digunakan, yang mampu memperbaiki kesalahan single-bit dan mendeteksi kesalahan ganda-bit

19

ü  masih agak mahal

ü  Jumlah disk berlebihan sebanding dengan log dari jumlah disk data yang

ü  RAID 2 hanya akan menjadi pilihan yang efektif dalam suatu lingkungan di mana terjadi kesalahan disk banyak

 

  • Raid 3 ( bit-interleaved parity )

è 3 diatur dengan cara yang sama dengan RAID 2, hanya membutuhkan disk   berlebihan tunggal, tidak peduli seberapa besar disk array, kesetaraan bit yang sederhana dihitung untuk set bit individu dalam posisi yang sama pada semua disk data dan pertimbangkan sebuah array dari lima drive di mana X0 melalui X3 berisi data dan X4 adalah kesetaraan atau kesamaa disk .

è Kesamaan untuk ith bit adalah

 20

 

 

 

 

 

 

ü  Karena data yang bergaris-garis di strip sangat kecil

ü  RAID 3 dapat mencapai kecepatan transfer data yang sangat tinggi

ü  Hanya satu permintaan I / O dapat dijalankan pada satu waktu

  • Raid 4 (block-level parity)

è RAID level 4 sampai 6 menggunakan untuk pembuatan dari teknik akses yang independen.

  • Raid 5 (block-level distributed parity)

 

 

22

  • Raid 6 ( dual redundancy)

23

Disk Cache

  • Buffer dalam memori utama untuk sektor disk
  • Berisi salinan dari beberapa sektor pada disk
  • Algoritma yang paling umum digunakan untuk pengganti paling terakhir digunakan (LRU)
  • Kemungkinan lain adalah least frequently used (LFU)

 

 

5-scheduling-software-QuickBooks-720x720

Salam hangat para pembaca. Pada kesempatan kali ini kami akan mencoba untuk melakukan pembahasan mengenai salah satu topik pada sistem operasi. Topik yang akan kita angkat adalah mengenai scheduling (penjadualan) pada prosesor, oleh sistem operasi. Secara garis besar penjadualan prosesor ini digunakan untuk memaksimalkan kinerja dari prosesor, sehingga setiap proses yang ada akan terbagi secara adil dan efisien.

Pengertian

Secara pengertian, Scheduling merupakan pengaturan penggunaan waktu prosesor (processor time) bagi sejumlah proses yang saling berkompetisi. Scheduling ini merupakan salah satu tugas utama sistem operasi agar skema multiprogramming dapat dijalankan. Manfaat lain dari scheduling ini adalah terhindarnya dari overhead dan starvation.

Continue reading

Halo readers, pada kesempatan kali ini kita akan sedikit berbagi mengenai Semaphore dan Monitor sebagai bagian dari sistem operasi. selamat mempelajari semua. 🙂

1

Gambar 1

 

Semaphore adalah pendekatan yang diajukan oleh Djikstra, dengan prinsip bahwa dua proses atau lebih dapat bekerja sama dengan menggunakan penanda-penanda sederhana. Semaphore adalah teknik untuk mengkoordinasikan atau sinkronisasi  kegiatan di mana beberapa proses bersaing untuk mendapatkan resource yang sama dalam sistem operasi . Suatu semaphore adalah nilai yang tempatnya yang telah ditentukan dalam penyimpanan sistem operasi (atau kernel)  yang setiap proses dapat memeriksa dan kemudian bisa mengubahnya. Tergantung pada nilai yang ditemukan, proses tersebut dapat menggunakan resource atau  sudah menggunakan resource dan harus menunggu untuk beberapa waktu sebelum mencoba lagi. Semaphore dapat biner (0 atau 1) atau dapat memiliki nilai tambah. Biasanya, proses menggunakan Semaphore memeriksa nilai apabila menggunakan resource , jika resource sudah penuh maka  pengguna semaphore selanjutnya akan tahu untuk menunggu. Contoh  di bawah akan menjelaskan semaphore secara sederhana.

2

Gambar 2

 kami menggambarkan Semaphore menjadi  sebuah klub malam. Klub malam ini memiliki penjaga keamanan yang berdiri didepan pintu,jika klub malam belum mencapai batas kapasitas maka penjaga keamanan mempersilakan orang untuk memasiki klub malam tersebut dan jika sudah mecapai kapasitas daya tampung maka petugas keamanan akan melarang atau menghentikan orang untuk masuk kedalam klub malam tersebut,orang yang ingin memasuki klub malam tersebut harus menunggu salah satu orang klub malam keluar dari klub tersebut dan baru bisa satu orang yang telah menunggu bisa masuk kedalam klub malam tersebut. Jika orang yang sudah meninggalkan klub malam tersebut ingin masuk kembali maka orang tersebut harus mengantri kembali sampai salah satu orang dari klub malam tersebut keluar.

 

Semaphor memiliki dua jenis, yaitu:

  1. Binary semaphore . Semafor ini hanya memiliki nilai 1 atau 0. Sering juga disebut sebagai semafor primitif
  2. Counting semaphore . Semafor ini memiliki nilai 0, 1, serta integer lainnya. Banyak sistem operasi yang tidak secara langsung mengimplementasikan semafor ini, tetapi dengan memanfaatkan binary semaphore 

Semaphore mempunyai dua sifat

  1. Semaphore dapat diinisialisasi dengan nilai non-negatif.
  2. Terdapat dua operasi terhadap semaphore, yaitu Down dan Up. Usulan asli yang disampaikan Djikstra adalah operasi P (wait) dan V (signal). 

operasi-operasi yang diwakili dengan P (wait) dan V(signal) dapat dilihat pada persamaan , sebagai berikut :

 

3

 

 

  • SemWait

 

proses akan memeriksa harga dari semaphore, apabila harganya 0 atau kurang maka proses akan menunggu, sebaliknya jika lebih dari 0, maka proses akan mengurangi nilai dari semaphore tersebut dan menjalankan operasi yang lain. Bila diperhatikan lebih kritis lagi, pernyataan “menunggu” sebenarnya ma

sih abstrak. Bagaimanakah cara proses tersebut menunggu. Cara proses menunggu dapat dibagi menjadi dua :

1.spinlock waiting

2. non-spinlock waiting

Spinlock waiting berarti proses tersebut menunggu dengan cara menjalankan perintah-perintah yang tidak ada artinya. Dengan kata lain proses masih running state di dalam spinlock waiting. Berbeda dengan spinlock waiting,

non-spinlock waiting, memanfaatkan fasilitas system operasi. Proses yang melakukan non-spinlock waiting akan memblock dirinya sendiri dan secara otomatis akan membawa proses tersebut ke dalamwaiting queue. Di dalamwaiting queue ini proses tidak aktif dan menunggu sampai ada proses lain yang membangunkan dia sehingga membawanya ke ready queue.

4

  • SemSignal

SemSignal  terdiri dari 2 versi sesuai dengan yang ada di SemWait. Yang

membedakan antara signal spinlock dengan Non-Spinlock adalah fungsi Notify()yang digunakan oleh SemSignal Non-Spinlock yang lebih efektif

digunakan dalam membangunkan atau member signal suatu proses.

5Semaphore Primitif

Ketentuan

Inisialisasi variable semaphore tidak boleh negative

Prosedure semWaitP

  • Akan mengurangi niali variable semaphore
  • Jika nilai variable negative

à        Proses yang mengeksekusi semwait akan diblok

  • Jika tidak

à        Proses tersebut akan dilayani

 

Prosedur semSignalP

 

  • Akan menambah nilai variable semaphore
  • Jika niali variable menjadi <=0

à        Sebuah proses yang diblok oleh semWait akan dibebaskan

Pengaruh varible s.

s>=0

à        Merupakan jumlah proses yang dapat mengeksekusi semWait tanpa penundaan

  • s<0

à        Repakan jumlah proses yang diblok dan berada di dalam antrian

Semaphore Biner

·Ketentuan

Inisialisasi variable semaphore hanya bernilai 0 dan 1

Prosedure semWaitB

  • Akan memeriksa nilai variable semaphore
  • Jika nilai variable = 1 maka idubah menjadi 0
  • Jika 0 maka proses tersebut di block dan dimasukkan ke dalam antrian

Prosedure semSignalB

  • Akan memeriksa jumlah proses dalam antrian dengan fungsi is_emty()
  • Jika tidak ada proses dalam antrian maka nilai variable akan menjadi 1
  • Jika ada proses maka m Sebuah proses dipindah dari antrian ke status ready m Nilai variable tetap 0 

Strong dan weak semaphore

  • Strong semaphore

Adalah semaphore yang menentukan urutan proses yang akan dikeluarkan dari antrian dan dapat mencegah terjadinya stravation

  •  Weak semaphore

Semaphore yang tidak menentukan urutan proses dan dapat terjadi starvation

Kelebihan semaphore

ü  Dapat digunakan untuk membentuk mutex

ü  Merupakan tool yang serba guna

ü  Dari segi programming, penanganan masalah sinkronisasi dengan semaphore umumnya rapi dan teratur, sehingga mudah untuk dibuktikan kebenarannya

ü  Semaphore diimplementasikan dalam hard code sehingga penggunaannya bersifat portabel

Kekurangan semaphore

–    Tidak mudah membuat program dengan semaphore

–    Penangan mutes dan sinkronisasi sepenuhnya menjadi tanggung jawa programer

Definisi, karakteristik, kelebihan, dan kekurangan monitor

Monitor merupakanbagianbahasapemrograman yang mempunyaifungsionalitasseperti semaphore tetapilebihmudahpengontrolannya. Konsep monitor pertama kali diperkenalkanoleh C. Hoare. Monitor terdiridarisatuprosedurataulebih, inisialisasiawal, variabelkondisi, dan data local. Konsep monitor telahdiimplementasikanpada Concurrent Pascal, Pascal-Plus, Module-2, Modul-3, Java, dan library program.

Adapunbeberapakarakteristikdari monitordengan signal, diantaranya :

  • Variabellokalhanyadapatdiaksesolehprosedur yang ada di dalammodul monitor.
  • Sebuah proses dapatmasukkedalam monitor dengancaramintasalahsatuprosedur yang ada di monitor.
  • Dalamsatusaathanyaadasatu proses yang dapatdieksekusi di dalam monitor, proses yang lain harusmenunggugiliran (di-blok) àtidakperlu semaphore.
  • Data variabel global dapatdilindungibiladitaruh di dalam monitor.

Kelebihanmonitor dengan signal, antaralain :

  • Dapatmenanganisinkronisasi (tidakperlumelibatkan programmer).
  • Pengecekkanmasalah yang berhubungandenganmutexdapatterpusathanyapadamodul monitor, tidaktersebar di berbagailokasi program.
  • Sekali program monitor telahbenaràaksesterhadap critical resource olehberbagai proses akanselalubenar.

Kelemahanmonitor dengan signal, antaralain :

  • Bilasetiap signal csignalselaluhilangà proses yang berada di dalamantriansuatukondisiselamanyaakan di-blok (tidakdapatkeluar).
  • Proses yang mengeluarkancsignalharussegerakeluardari monitor, bilatidakakanter-blokàtidakbolehterlambat.
  • Jika proses tersebutter-blokàdiperlukan 2 tahapan switching tambahan : (bebanbertambah).
    • Tahappemblokiransuatu proses.
    • Tahappenormalankembali proses yang ter-blok.
    • Memerlukanmekanismepenjadualan proses yang harusbenar-benarhandal :
      • Proses dalamantrianharussegeradiaktifkansetelahadacsginal.

Misal program padamodul monitor signal :

Begituadacsignal (notempty) àsebuah proses padaantriannotemptyharusdapatsegeradieksekusisebelum proses barumasukke monitor.

  • Proses tidakbolehmemasuki monitor sebelumadaaktivasi. 

Namundarikelemahan yang dimilikiolehkonsep monitor dengan signal, adabeberapasolusiuntukmengatasikelemahan yang ada di monitor dengankonsep monitor dengan notify. Selainitukonsep monitor dengan notify dikembangkanlebihdalamlagidengankonsep monitor dengan broadcast.

Denganmengatasikelemahan monitor dengankonsep monitor dengan notify, maka monitor memlikikelebihan, antara lain :

  • Tidakperluada proses switching tambahanuntukmenanganiperubahandari block ßà resume.
  • Lebihhandal, karena :
    • Eksekusi proses dalamantriandapatdilakukankapansaja, tidakharussegerasesudahada signal.
    • Digunakan while àpengecekanterhadapkeberadaan signal dilakukanberulang-ulang.
    • Digunakan watchdog timer
      • Proses yang berada di antriandansudahterlalu lama menunggusuatukondisilangsungdipindahkanke status ready meskipunkondisi yang ditunggubelumterpenuhi.
      • Dapatmenghindariterjadinya starvation bilasuatu proses gagalmengirimcnotify.

Contoh-contoh monitor dan implementasi mutual exclusion dengan semaphore

Contoh monitor dengannotify : (if diganti while)

void append (char x)

{

while (count == N)

cwait(notfull);                                     /* buffer is full ; avoid overflow */

buffer[nextin] = x;

nextin = (nextin + 1) % N;

count++;                                              /* one more item in buffer */

cnotify(notempty);                              /* notify any waiting consumer */

}

 

void take (char x)

{

while (count == 0)

cwait (notempty);                                /* buffer is empty ; avoid underflow */

x = buffer[nextout];

nextout = (nextout + 1) % N;

count–;                                                            /* one fewer item in buffer */

cnotify (notfull);                                 /* notify any waiting producer */

}

 

Implementasi mutual exclusion dengan semaphore padakonsep monitor terlihatpadapenjaminanhanyaadasatu proses yang dieksekusi di dalam monitor, jaditidakperlu semaphore. Kemudianketikafungsicwaitmengirimkan signal variabel, signal iniakanhilangdengansendirinyajikatidakada proses yang membutuhkannya, haliniberbedadengan semaphore.Dan yang terakhir, mutual exclusion ditanganiolehmonitor, sedangkanpada semaphore ditentukanoleh programmer.

Monitor merupakanbagianbahasapemrograman yang mempunyaifungsionalitasseperti semaphore tetapilebihmudahpengontrolannya. Konsep monitor pertama kali diperkenalkanoleh C. Hoare. Monitor terdiridarisatuprosedurataulebih, inisialisasiawal, variabelkondisi, dan data local. Konsep monitor telahdiimplementasikanpada Concurrent Pascal, Pascal-Plus, Module-2, Modul-3, Java, dan library program.

Adapunbeberapakarakteristikdari monitordengan signal, diantaranya :

  • Variabellokalhanyadapatdiaksesolehprosedur yang ada di dalammodul monitor.
  • Sebuah proses dapatmasukkedalam monitor dengancaramintasalahsatuprosedur yang ada di monitor.
  • Dalamsatusaathanyaadasatu proses yang dapatdieksekusi di dalam monitor, proses yang lain harusmenunggugiliran (di-blok) àtidakperlu semaphore.
  • Data variabel global dapatdilindungibiladitaruh di dalam monitor.

Kelebihanmonitor dengan signal, antaralain :

  • Dapatmenanganisinkronisasi (tidakperlumelibatkan programmer).
  • Pengecekkanmasalah yang berhubungandenganmutexdapatterpusathanyapadamodul monitor, tidaktersebar di berbagailokasi program.
  • Sekali program monitor telahbenaràaksesterhadap critical resource olehberbagai proses akanselalubenar.

Kelemahanmonitor dengan signal, antaralain :

  • Bilasetiap signal csignalselaluhilangà proses yang berada di dalamantriansuatukondisiselamanyaakan di-blok (tidakdapatkeluar).
  • Proses yang mengeluarkancsignalharussegerakeluardari monitor, bilatidakakanter-blokàtidakbolehterlambat.
  • Jika proses tersebutter-blokàdiperlukan 2 tahapan switching tambahan : (bebanbertambah).
    • Tahappemblokiransuatu proses.
    • Tahappenormalankembali proses yang ter-blok.
    • Memerlukanmekanismepenjadualan proses yang harusbenar-benarhandal :
      • Proses dalamantrianharussegeradiaktifkansetelahadacsginal.

Misal program padamodul monitor signal :

Begituadacsignal (notempty) àsebuah proses padaantriannotemptyharusdapatsegeradieksekusisebelum proses barumasukke monitor.

  • Proses tidakbolehmemasuki monitor sebelumadaaktivasi.

 

 

Namundarikelemahan yang dimilikiolehkonsep monitor dengan signal, adabeberapasolusiuntukmengatasikelemahan yang ada di monitor dengankonsep monitor dengan notify. Selainitukonsep monitor dengan notify dikembangkanlebihdalamlagidengankonsep monitor dengan broadcast.

Denganmengatasikelemahan monitor dengankonsep monitor dengan notify, maka monitor memlikikelebihan, antara lain :

  • Tidakperluada proses switching tambahanuntukmenanganiperubahandari block ßà resume.
  • Lebihhandal, karena :
    • Eksekusi proses dalamantriandapatdilakukankapansaja, tidakharussegerasesudahada signal.
    • Digunakan while àpengecekanterhadapkeberadaan signal dilakukanberulang-ulang.
    • Digunakan watchdog timer
      • Proses yang berada di antriandansudahterlalu lama menunggusuatukondisilangsungdipindahkanke status ready meskipunkondisi yang ditunggubelumterpenuhi.
      • Dapatmenghindariterjadinya starvation bilasuatu proses gagalmengirimcnotify.

 

Contoh monitor dengannotify : (if diganti while)

void append (char x)

{

while (count == N)

cwait(notfull);                                     /* buffer is full ; avoid overflow */

buffer[nextin] = x;

nextin = (nextin + 1) % N;

count++;                                              /* one more item in buffer */

cnotify(notempty);                              /* notify any waiting consumer */

}

 

void take (char x)

{

while (count == 0)

cwait (notempty);                                /* buffer is empty ; avoid underflow */

x = buffer[nextout];

nextout = (nextout + 1) % N;

count–;                                                            /* one fewer item in buffer */

cnotify (notfull);                                 /* notify any waiting producer */

}

 

Implementasi mutual exclusion dengan semaphore padakonsep monitor terlihatpadapenjaminanhanyaadasatu proses yang dieksekusi di dalam monitor, jaditidakperlu semaphore. Kemudianketikafungsicwaitmengirimkan signal variabel, signal iniakanhilangdengansendirinyajikatidakada proses yang membutuhkannya, haliniberbedadengan semaphore.Dan yang terakhir, mutual exclusion ditanganiolehmonitor, sedangkanpada semaphore ditentukanoleh programmer.

 

Message Passing

Message Passing (MP) ialah fasislitas untuk mendukung sinkronisasi dan komunikasi antar proses. Message Passing digunakan pada sistem terdistribusi, shared memory pada uniprocessor dan multiprocessor. Sedangkan untuk primitive yang digunakan ialah send (Mengirim informasi ke proses tujuan) dan receive (Menerima informasi dari proses asal).

Message passing mengatur sinkronisasi yang diprlukan untuk mengatur komuniasi antar proses, hal ini terbagi menjadi 2 keadaan yaitu :

  • Ketika eksekusi send, maka pesan dapat terblok atau pesan dapat melanjutkan eksekusi lain.
  • Ketika eksekusi receive, maka terima pesan dan lanjutkan eksekusi atau jika pesan belum ada maka proses terblok sampai pesan ada

Untuk model sinkronisasi sendiri, terdapat tiga jenis, yaitu :

  • Blocking send, blocking receive, Pengirim dan penerima sama-sama ter-blok hingga pesan telah diterima. model ini disebut rendezvous(pertemuan)
  • Nonblockingsend, blockingreceive, Pengirim selalu dapat melanjutkan eksekusi. Penerima ter-blok hingga pesan yang diminta telah dapat diterima
  • Nonblocking send, nonblocking receive, Pengirim dan penerima sama-sama tidak pernah ter-blok

Sedangkan untuk jenis pengalamatan pada pesan terbagi ke dalam :

  • Pengalamatan langsung:
    • Pada primitive send, alamat berisi identitas proses tujuan
    • Pada primitive receive, alamat berisi identitas proses asal (eksplisit) atau Alamat asal diperoleh dari parameter yang terdapat di dalam pesan proses pengirim (implisit)
    • Pengalamatan tidak langsung :
      • Pesan tidak langsung dikirimkan ke penerima, tetapi dikirim ke struktur data bersama yang berisi antrian yang dapat menyimpan pesan sementara (mailbox).
      • Terbagi menjadi pengalamatan langsung statis yang diberikan ke suatu proses secara statis dan permanen (missal port to port), atau tidak langsung yang relasi antara proses danport/mailboxterjadi secara dinamis (missal selain one to one).

 

Untuk format pesan yang dikirimkan sendiri, terdapat beberaoa bagian pembentuknya. Terlihat dari gambar.

Picture1

  • Message Type:

–        Untuk membedakan dengan jenis message yang lain

  • Control Information:

–        Pointer field à supaya dapat dibuat linked list pesan

–        Nomor urut à untuk menjaga jumlah dan urutan pesan yang sudah dikirimkan dari source ke destination atau sebaliknya

–        Prioritas proses

 

Pada awal sistem komputer hanya diperbolehkan satu program yang akan dieksekusi pada satu waktu. Program ini memiliki kontrol penuh terhadap sistem dan memiliki akses ke semua resource yang ada. Sebaliknya, sistem komputer saat ini memungkinkan beberapa program yang dimuat ke dalam memori dan dieksekusi secara bersamaan. Evolusi ini diperlukan kontrol lebih kuat dan lebih di kelompokan ke berbagai program.Oleh karena itu, kami akan menjelaskan tentang  :

  • Definisi proses
  • Status Proses
  • Deskripsi dan kontrol terhadap proses

Definisi Proses    

1

Proses adalah program dalam eksekusi. Suatu proses adalah lebih dari kode program, dimana kadang kala dikenal sebagai bagian tulisan. Proses juga termasuk aktivitas yang sedang terjadi, sebagaimana digambarkan oleh nilai pada program counter dan isi dari daftar prosesor/ processor’s register. Suatu proses umumnya juga termasuk process stack, yang berisikan data temporer (seperti parameter metoda, address yang kembali, dan variabel lokal) dan sebuah data section, yang berisikan variabel global.

Kami tekankan bahwa program itu sendiri bukanlah sebuah proses, suatu program adalah satu entitas pasif, seperti isi dari sebuah berkas yang disimpan didalam disket, sebagaimana sebuah proses dalam suatu entitas aktif, dengan sebuah program counter yang mengkhususkan pada instruksi selanjutnya untuk dijalankan dan seperangkat sumber daya/ resource yang berkenaan dengannya.

Walau dua proses dapat dihubungkan dengan program yang sama, program tersebut dianggap dua urutan eksekusi yang berbeda. Sebagai contoh, beberapa pengguna dapat menjalankan copy yang berbeda pada mail program, atau pengguna yang sama dapat meminta banyak copy dari program editor. Tiap-tiap proses ini adakah proses yang berbeda dan walau bagian tulisan text adalah sama, data section bervariasi. Juga adalah umum untuk memiliki proses yang menghasilkan banyak proses begitu program tersebut bekerja.

Sistem operasi mengeksekusi berbagai jenis program.Pada sistem batch program tersebut biasanya disebut dengan job, sedangkan pada sistem time sharing, program disebut dengan program user atau task. Beberapa buku teks menggunakan istilah job atau proses, Dalam suatu proses terdapat program counter,stack dan daerah data.

Jadi , proses merupakan konsep utama dari sebuah sistem operasi. Oleh karena itu,Ada beberapa definisi proses dari rangkuman di atas, yaitu :

  • Program yang dieksekusi
  • Program yang sedang berjalan di computer
  • Entitas       yang dapat diberikan kepada prosesor untuk dieksekusi
  • Sebuah aktifitas yang sangat di pengaruhi oleh eksekusi sebelumnya, status saat ini dan sejumlah resource system.

 

2

Gambar 1.1 Elemen proses pada saat running

 

penjelasannya :

  • Identifier :identitas unik untuk membedakan suatu proses dengan proses yang lain.
  • State  : status (kondisi) suatu proses
  • Priority : prioritas suatu proses terhadap proses yang lain
  • Program counter : Alamat instruksi berikutnya yang akan dieksekusi
  • Memory pointers : pointer yang menunjuk pada alamat memori kode program dan data yang berhubungan dengan proses dan blok memori yang di-shared dengan proses lain (jikaada)
  • Context data : data yang terdapat pada register prosesor ketika suatu proses sedang dieksekusi
  • I/O status information  : informasi tentang permintaan terhadap I/O device yang belum terpenuhi, daftar file yang sedang digunakanoleh proses, dll
  • Accounting information :informasi tentang jumlah waktu proses yang telah digunakan, jumlah waktu proses, batas waktu proses, nomor account, dsb.

 

Process Control Block (PCB)

Process Control Block (PCB) merupakan struktur data yang menyimpan elemen-elemen proses. PCB dibuat dan diatur oleh sistem operasi dan PCB sendiri mendukung adanya multi proses. PCB bersama-sama dengan kode program dan data yang diperlukan membentuk sebuah proses.

3 Gambar 1.2  Process Control Block (PCB)

Jadi,Proses Control Block adalah struktur data dalam kernel sistem operasi berisi informasi yang dibutuhkan untuk mengelola proses tertentu. PCB adalah manifestasi dari sebuah proses dalam sebuah sistem operasi. ia juga disebut Task Controling Block atau Task Struct bentuk pendek dari Proses Control Block (PCB).

Status Proses

4

Gambar 1.3 diagram dari Status proses

Status proses merupakan kondisi suatu proses (setiap saat setiap proses mempunyai sebuah kondisi). Dan  sebuah kondisi bisa dimiliki oleh banyak proses. Daftar urutan alamat memori suatu proses yang telah dieksekusi disebut Trace proses. Kemudian, bagian dari system operasi yang mengatur giliran pemanfaatan prosesor kepada suatu proses ke proses yang lain disebut Program dispatcher.

Sebuah proses dapat memiliki tiga status utama yaitu:

  • RunningStatus yang dimiliki pada saat instruksi-instruksi dari sebuah proses dieksekusi
  • WaitingStatus yang dimiliki pada saat proses menunggu suatu sebuah event seperti proses M/K.
  • ReadyStatus yang dimiliki pada saat proses siap untuk dieksekusi oleh prosesor

Terdapat dua, yaitu saat pembentukan dan terminasi:

  • NewStatus yang dimiliki pada saat proses baru saja dibuat
  • TerminatedStatus yang dimiliki pada saat proses telah selesai dieksekusi.

Deskripsinya :

  • Hanya satu proses yang dapat berjalan pada prosesor mana pun pada satu waktu. Namun, banyak proses yang dapat berstatus Ready atau Waiting. Ada tiga kemungkinan bila sebuah proses memiliki status Running:
  • Jika program telah selesai dieksekusi maka status dari proses tersebut akan berubah menjadi Terminated.
  • Jika waktu yang disediakan oleh OS untuk proses tersebut sudah habis maka akan terjadi interrupt dan proses tersebut kini berstatus Ready.
  • Jika suatu event terjadi pada saat proses dieksekusi (seperti ada permintaan M/K) maka proses tersebut akan menunggu event tersebut selesai dan proses berstatus Waiting.

Proses dibentukolehSistemOperasidansetiap proses selalu dilengkapi dengan Process Control Block (PCB). Dan ada beberapa hal yang bisa menyebabkan terbentuknya proses baru, diantaranya :

  • Masuknya job baru (program aplikasi)
  • Log on dari user
  • Sebagai bentuk layanan OS kepada program aplikasi
  • Di bentuk oleh proses lain (process spawning)

Adapun beberapa jenis model proses berdasarkan jumlah statusnya, yaitu :

1.      Proses dengan 2 status :

Merupakan model proses yang paling sederhana. Setiap proses akan selalu berada pada salah satu dari 2 status berikut :

  • Running
  • Not Running

a

2.      Proses dengan 5 status :

b

Proses yang sedangantridikelompokkanmenjadi 2, yaitu :

  • Proses yang siap running / ready (misalterhentikarena time out)
  • Proses yang ter-blok (misalbutuhmemorilebihbesar, menunggu I/O device)

Nama status pada proses dengan 5-status, diantaranya :

  • New
  • Ready
  • Running
  • Exit
  • Blocked

3.      Proses dengan 6 status :

c

 

Untuk nama status pada proses dengan 6-status hamper sama dengan 5-status, hanya ada satu status yang ditambahkan yaitu suspend state.Adapun beberapa alasankenap diperlukan suspend state, yaitu :

  • Memori telah dipenuhi oleh proses atau bagian proses yang berada pada status blocked akibat sedang menunggu suatu event (I/O, memori, dll), sehingga tidak ada proses yang siap dieksekusi yang menyebabkan semua proses menunggu dan proseso rmenganggur.
  • Semakin lama ukuran program semaki nbesar, maka memori yang dibutuhkan semakin besar dan jumlah program yang dapat dieksekusi semakinsedikit.
  • Tambah memori itu mahal, maka dilakukan swapping (pindahkan proses yang beradapada status blocked dari memori ke harddisk).

4.      Proses dengan 7 status

d

 

Untuknama status pada proses dengan 7-status hamper sama dengan 5-status, hanya adasatu status yang ditambahkan yaitu Ready / suspend dan Blocked / suspend.Adapun beberapa alas an mengapa proses perlu di-Suspend, diantaranya :

  • Agar tersedia memori tambahan bagi proses yang beradapada Ready / Suspended atau Ready queue
  • Proses tersebut merupakan proses background atau proses utility
  • Proses tersebut menyebabkan masalah
  • Untuk keperluan debug
  • Untuk mengetahui penggunaan resource
  • Sedang menunggu event berikutnya yang datangnya secara periodic
  • Proses anak dihentikan oleh proses induk untuk keperluan pemeriksaan, modifikasi, atau koordinasi

 

Deskripsi Proses

– Proses adalah program yang sedang dieksekusi, termasuk juga nilai-nilai atau isi yang terdapat pada program counter, register, dan juga variable-variabel yang ada saat program tersebut berjalan.

– Sistem operasi mengontrol dan mengelola kejadian apa saja yang terjadi pada sistem computer

– Sistem operasi mengirim dan menjadwalkan proses yang akan dieksekusi oleh prosesor, mengalokasikan resource untuk proses dan meraspon permintaan program.

– Istilah-istilah yang berkaitan dengan proses:

1. Multitasking (multiprogramming) adalah suatu manajemen dimana computer dapat melakukan banyak proses dalam satu merosesan.

2. Multiprocessing adalah computer dengan banyak perosesan dalan satu sistem computer denagn masing-masing proses melakukan pemrosesan secara sendiri-sendiri.

3. Distributed Processing merupakan pemrosesan yang memanajemen banyak proses yang dieksekusi dalam beberapa sistem computer yang tersebar.

 

Referensi

Operating System Concepts With Java 8th edition – Abraham Silberschatz & Peter B.pdf

http://ready2beat.com/educational/process-control-block-pcb

http://lecturer.eepis-its.edu/~ferryas/SO/Bab%203%20Proses%20Proses.pdf

http://dimasrachmanto.blogspot.com/2012/06/proses-pada-sistem-operasi.html

http://www.tutorialspoint.com/operating_system/os_processes.htm

https://abdulkadirsyam.files.wordpress.com/2010/03/makalah-junsisop.doc

ftp://ftp.dinus.ac.id/uploads/any/Sistem Operasi/manajemen memory/presentasi-manajemen-proses.ppt

 

 

Sistem operasi saat ini telah menjadi bagian hidup dari sebagian besar manusia moderen. handphone, pc, laptop, dan banyak perangkat elektronik lainnya tak lepas dari yang disebut sistem operasi. Nama- nama sistem operasi seperti Windows, Linux, dan Android tidak asing lagi terdengar di telinga kita. Disini kami mencoba untuk memberikan penjelasan dari berbagai sumber mengenai pengenalan sistem informasi.

Definisi Sistem Operasi

Untuk memahami definisi dari sistem operasi (operating system), terlebih dulu akan membahas tentang  system yang ada pada komputer yang terdiri dari 3 komponen yaitu:

  1. Perangkat keras (hardware).
  2. Perangkat lunak (software).
  3. Pengguna (user / barainware).

Perangkat keras (hardware) adalah perangkat fisik komputer yang menjadi inti dari sumber daya sebuah komputer.Perangkat fisik dari sebuah komputer,smartphone dan tablet adalah bagian yang dapat dilihat dan disentuh.

1

Gambar 1.1Contoh Perangkat keras

Perangka keras ( hardware) dapat digolongkan sesuai dengan fungsinya menjadi 4 macam golongan:

  1. Perangkat keras masukan (Input Device) berfungsi sebagai masukan data pengguna untuk diproses oleh komputer untuk menjadi sebuah informasi.

2

Gambar 1.2 contoh perangkat keras masukan

  1. Perangkat keras pemrosesan (Processing Device) berfungsi untuk mengolah atau memproses data yang dimasukan  oleh perangkat keras masukan  untuk memberi informasi ke pengguna dan mengontrol seluruh sistem komputer. Contoh: Central Processing Unit (CPU), Random Access Memory (RAM), Video Graphic Array Card (VGA Card), Motherboard, Power Supply Unit (PSU), Casing Unit.

 3

Gambar 1.3 contoh perangkat keras pemrosesan

  1. Perangkat keras keluaran (Output Device) berfungsi untuk menampilkan hasil pengolahan dari perangkat keras pemoresan komputer bagi pengguna dalm berbentuk tulisan, gambar, dan suara.

 

 4

Gambar 1.4 contoh perangkat keras keluaran

  

  1. Perangkat keras penyimpanan(Storage Device) berfungsi untuk menyimpan hasil pengolahan komputer .

5

 

Gambar 1.5 contoh perangkat keras penyimpanan.

Perangkat lunak (software) adalah sekumpulan data elektronik yang disimpan dan diatur oleh komputer, data elektronik yang disimpan oleh komputer dapat berupa program atau instruksi yang akan menjalankan suatu perintah dan merupakan komponen yang tidak terlihat secara fisik, tetapi terdapat dalam sebuah komputer. Perangkat lunak terrbagi menjadi 2 yaitu sistem operasi dan program aplikasi.

7

Gambar 1.6 contoh perangkat lunak “program aplikasi”

Brainware atau user merupakan manusia atau program yang menggunakan dan mengoperasikan komputer. Pada umumnya brainware adalah seorang manusia yang mengoperasikan komputer. Namun sebenarnya brainware atau user bukan hanya manusia, software semisal program aplikasi juga dapat bertindak sebagai brainware atau user. Perangkat keras tidak bisa menjalankan tugasnya jika tidak ada perangkat lunak dan perangkat keras dan perangkat lunak tidak akan bisa menjalankan tugasnya jika tidak ada brainware atau user.

 

Jadi dapat disimpulkan ,sistem operasi merupakan program yang menghubungkan semua komponen sistem komputer, dikarenakan sistem operasi adalah sebuah jembatan yang menhubungkan antara perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), brainware atau user agar dapat saling berkomunikasi. Sistem operasi juga menghubungkan perangkat keras (hardware) komputer dengan brainware atau user dan mempunyai tugas untuk mengendalikan serta mengkoordinasikan perangkat keras (hardware) dengan berbagai program aplikasi yang di gunakan oleh brainware atau user.Sistem operasi merupakan perangkat lunak pada lapisan pertama yang di tempatkan di dalam memori utama pada saat komputer pertama dihidupkan atau dinyalakan dan kemudian mengatur pengesekusian program aplikasi lainnnya untuk dijalankan setelah sistem operasi berjalan dengan baik. Jika tidak terdapat sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan perangkat lunak (software) yaitu program aplikasi pada perangkat keras (hardware) kecuali program aplikasi booting.

Fungsi dari Sistem Operasi

Fungsi dari Sistem Operasi secara umum adalah sebagai berikut :

  • Resource manager : pengelolaan sumber daya dan mengalokasikannya.Contoh : memori , CPU, Disk Drive, dan perangkat lainnya.
  • Interface : sebagian perantara antara user dengan perangkat keras dengan menyediakan tampilan kepada user yang lebih mudah di pahami dan user friendly.
  • Coordinator : mengkoordinasi dan menyediakan fasilitias supaya aktifitas  yang lebih kompeks dapat di atur dan di proses secara berurutan.
  • Guardian : menyediakan akses kontrol yang bertugas untuk melindungi file dan memberi pengawasan pada data dan program.
  • Gate Keeper : pengendali hak akses oleh pengguna yang mengendalikan siapa saja yang berhak masuk ke dalam sistem dan mengawasi apa saja yang dilakukannya.
  • Optimizer : penjadwal masukan (input) oleh user, pengaksesan basis data, proses komputasi dan penggunaan.
  • Accountant :  mengatur waktu CPU, penggunaan memori, pemanggilan I/O, disk storage, dan waktu koneksi terminal.
  • Server :  melayani pengguna komputer.

Sejarah Perkembangan Sistem Operasi

            Sistem operasi berkembang amat pesat selama beberapa dekade terakhir. Ia terbagi menjadi lima generasi besar sejak pertama kali ditemukan pada tahun 1940-an. Hingga kini, perkembangan system operasi belum berhenti dan semakin pesat dibandingkan empat generasi sebelumnya. Berikut urutan lini masanya:

  • Generasi Pertama (Tahun 1940-an sampai 1950-an)

Generasi pertama sistem operasi baru ditemukan pada tahun 1950-an. Sebelumnya pada tahun 1940-an, komputer menggunakan punched card untuk menjalankan program. Dan akhirnya The General Motors Research Laboratories mengimplementasikan sistem operasi pada IBM 701. Ia dikenal dengan Single stream Batch Processing System karena hanya bisa menjalankan pekerjaan satu persatu. Memiliki komponen utama tabung hampa udara dan hanya bisa digunakan untuk mengoperasikan aritmatika standar yaitu perkalian, penjumlahan dan pengurangan.

  • Generasi Kedua ( Tahun 1960-an)

Generasi ini dikenal dengan multiprogramming karena sistem operasi dapat mengerjakan beberapa pekerjaan dalam satu waktu. Konsep yang digunakan adalah prosesor dan memori utama bekerja sekaligus secara bergantian untuk menjaga efisiensi waktu.

Pada tahun 1964, sistem operasi dengan kemampuan lebih besar dikeluarkan oleh IBM dengan basis system/360. Teknologi ini semakin berkembang hingga user dapat berkomunikasi secara interaktif dengan komputer. Setela itu lahirlah multics dengan menerapkan teknologi timesharing seperti CTSS dari MIT dan TSS dari IBM. Komponen utama sistem ni adalah transistor, dan inputen manggunakan punch card.

  • Generasi Ketiga (Tahun 1970-an)

Perkembangan sistem operasi pada generasi ketiga sebagian besar digunakan pada minicomputer dengan sistem timesharing multimode yang mendukung batch prosesing, timesharing, dan aplikasi real time. Adapun secara detail konsep yang ditemukan pada sistem operasi adalah sebagai berikut:

  1. Multiprogramming, yaitu satu komputer mengerjakan banyak program pada memori utama.
  2. Multiprocessing, yaitu satu proses dikerjakan oleh banua prosesor untuk meningkatkan kinerja.
  3. Spooling (Simultaneous Periperal Operation On Line ), yitu teknologi buffer dan mampu menerima proses meskipun belum dikerjakan.
  4. Device Independence, perbedaan fungsi pada masing-masing komponen.
  5. Timesharing atau multitasking, yaitu peningkatan efisiensi dengan cara menjalankan beberapa proses dalam satu waktu.
  6. Real time system, sebagai pengontrol dari hardware. 
  • Generasi Keempat ( Tahun 1980-an)

Pada generassi ini terjadi revolusi pada sistem operasi dengan lahirnya era personal computer(PC) dan workstation. Dengan teknologi baru mikroprosesor maka hadirlah teknologi desktop, yang beriringan dengan lahirnya software seperti spreadsheet, word processor, database, dan grafis yang semakin maju.

  • Generasi Kelima ( Tahun 1990-an sampai sekarang)

Teknologi GUI ( Graphical User interface ) yang ditemukan pada era ini. Begitu pula teknologi Multi-Threading dan Mikroprosesor berbasi RISC untuk PC diperkenalkan. Pada era ini lahirlah sistem operasi Linux 0,01 pada tahun 1991 bersamaan dengan MS DOS 5.0. selanjutnya Windows 3.1, 386 BSD, dan Distro Linux ditemukan pada tahun 1992.

Selanjutnya DOS berkembang dan berhenti pada PC DOS 7 tahun 1995. Sedangkan Windows terus berkembang menjadi Windows NT dan Windows 95. Pada tahun 1997 lahirlah Mac OS dari apple untuk pertama kalinya. Linux juga terus berkembang hingga era ditemukannya Server Linux dan Japan Goes Linux pada tahun 1998.

Dimulai tahun 2000, windows meluncurkan windows 2000 sebagai penerus windows NT, dan windows Me sebagai generasi terakhir windows 95. Pada tahun 2001 ditemukan windows paling populr sepanjang zaman yaitu Windows XP. Mac OS berkembang menjadi Mac OS/X pada tahun 2000, dan Linux melahirkan Ubuntu versi pertama pada tahun 2004.

Hingga kini, pemain sistem operasi paling gencar dan besar adalah Mac OS, Windows dan Ubuntu. Meskipun pada generasi kelima ini ditemukan puka sistem operasi lainnya seperti Fedora, Novell, Mandriva, dan sebagainya. Pada generasi kelima pula inilah lahir Sistem operasi berbasis mobile phone esperti Symbian, Windows Phone, dan Android.

Tugas sistem operasi

  •  Melakukan manajemen proses seperti membuat file, menghapus file, komunikasi antar file, dan singkronisasi antar file. Sistem operasi juga dapat menunda proses yang dikerjakan, melanjutkan proses yang berjalan, dan menghentikan proses yang sedang berjalan secara paksa. Untuk menunda dan melanjutkan proses, sistem operasi sangat bergantung pada RAM untuk menampung proses sementara waktu dan register prosesor untuk menampung proses yang sedang berjalan. Sedangkan untuk hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan file, sistem operasi membutuhkan unit control pada CPU.
  •  Sistem operasi harus dapat melakukan manajemen memori agar bisa mengatur dan mengalokasikan jumlah memori dan alamat memori yang diperlukan. Karena jika sistem operasi tidak bisa mengatur memori akan terjadi tumpang tindih pada memori dan terjadi hang karena banyak proses yang harus d tamping oleh memori.
  •  Melakukan proteksi dari ancaman-ancaman yang dapat merugikan sistem atau user. Sistem operasi harus dapat melakukan pencegahan terhadap virus, malware, ataupun ancaman yang disebabkan manusia. Dengan adanya Reference monitor sistem akan menanyakan terlebih dahulu suatu akses yang dilakukan apakan legal atau tidak.

 

Referensi:

http://anywi.blogspot.com/2014/04/perangkat-keras-komputer-hardware.html

http://blogs.itb.ac.id/ku1071k0316113008nissamarlinda/2013/10/20/

http://rugbygeinin.blogspot.com/2012_12_01_archive.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_operasi

http://pabudiku.blogspot.com/2013/09/materi-kelas-x-sistem-operasi-bagian-1.html

http://netsains.net/2013/06/sejarah-dan-perkembangan-sistem-operasi-komputer/

http://teknologi.kompasiana.com/internet/2013/06/15/sejarah-singkat-perkembangan-sistem-operasi-568988.html

Ariyanto.Endro.2007.Sistem operasi Slide.TelkomUniversity,Indonesia.

 

 

“Beri Aku 10 Pemuda, Maka Akan Kuguncang Dunia!” – Ir. Soekarno
aktivis6
Sungguh taka asing lagi terdengar, dan memang tak bisa kita pungkiri bahwa pemuda melahirkan sejarah penting dalam lini masa peradaban bangsa ini. Banyak jasa-jasa pemuda yang sampai saat ini tidak bisa kita lupakan, dari tuntutan proklamasi Rengasdengklok hingga lahirnya era reformasi 1998. Banyak dari pemuda memainkan peran disana, dan barangkali saat ini sosok pemuda pembawa identik dengan mahasiswa.
Peran mahasiswa yang (katanya) sebagai agent of change, menurut saya, kini sudah semakin tergerus seiring dengan melajunya era teknologi informasi. Berangkat dari kisah saya dan beberapa kawan di kampus yang berkecimpung di berbagai wadah organisasi, terdapat satu permasalahan yang sama, meskipun latar belakang dan tujuan organisasi kami berbeda. Masalah itu tak lain adalah minimnya minat mahasiswa untuk mengambil peran dalam ruang lingkup organisasi.
Kira kira apa permasalahannya? Apakah jumlah mahasiswa terampau sedikit? Tidak, kalu diambil contoh kampus saya meliki lebih dari 7000 mahasiswa , yang setidaknya 5000 diantaranya berada pada masa aktif. Kalau begitu, Apakah publikasi kami kurang? Saya rasa tidak juga. Barangkali tidak semua mahasiswa mendapatkan informasinya,tapi yang jelas kami telah berusaha menyebarkanya melalui baliho, poster, sms, jejaring sosial, whatsApp, Line, dan metode-metode lainnya. Lalu apakah permintaan organisasi kami banyak? Sangat tidak sulit untuk mendaftar di organisasi kami, dan jumlah permintaan juga hanya berapa puluh saja.
Sulit mengatakannya, tapi menurut saya mahasiswa sekarang lebih dan bahkan jauh lebih apatis. Tentu akan sangat miris jika kita membayangkan pada zaman orde baru dahulu begitu sulitnya mahasiswa untuk bergerak dan berdiskusi, apalagi berorganisasi dalam sebuah wadah yang legal. Pastinya akan sangat kecewa apabila Soe Hoek Gie melihat perjuangannya dalam melegalkan kebebasan berpendapat, kini malah disia-siakan oleh generasi-generasi penerusnya.
Jika kita mengacu pada pembagian mahasiswa menjadi hedonis, akademis, dan aktivis, maka grafik hedonis saat ini sedang mengalami kenaikan, akademis cenderung stabil, dan aktivis mengalami penurunan. Tampak bahwa kaum hedonis kian banyak dengan ramainya acara-acara lawak dan konser yang tak manfaat, kaum akademis cukup stabil dengan masih ramainya peminat dalam rekruitasi laboratorium dan acara-acara seminar yang mengembangkan skill individu, sedangkan aktivis? Seperti yang saya sebutkan di awal.
Entah kenapa minat mahasiswa untuk berkontribusi memberikan kebermanfaatan melalui organisasi kini sangat minim. Banyak yang lebih senang duduk di depan televisi tertawa tidak karuan dibanding bersusah-susah aksi menyuarakan kebenaran. Banyak pula yang lebih mementingkan kemampuan individu semata dan menutup mata pada lingkungan. Ada pula yang takut IP turun padahal justru banyak mengisi waktu dengan bermain game dan update status.
Siapakah yang akan mengisi posisi-posisi penting parlemen, legislatif, dan kursi kepemimpinan di masa depan kalau bukan pemuda sekarang? Tapi apakah generasi-generasi lemah yang akan dijadikan tumpuan bangsa ini? Untukmu pemuda, untukmu para mahasiswa–mari bergerak, mari peduli lingkungan. Sesungguhnya peradaban Indonesia membutuhkan pejuang-pejuang tangguh, bukan generasi apatis yang minim kepekaan.

manukahoneybee
Terhitung sejak saya menuliskan huruf pertama pada tulisan ini, kurang lebih 11 hari lagi pesta demokrasi terbesar negeri ini akan dihelat. Bersamaan dengan itu, hampir di seluruh media massa, atau mungkin keseluruhan darinya, semakin ramai dengan berita-berita aktual seputar kampanye di berbagai penjuru Indonesia. Kita juga bisa melihat bermacam-macam warna bendera partai beserta wajah-wajah caleg bertebaran di sepanjang ruas jalan. Pertanyaannya sekarang, sudahkah kita menentukan pilihan? Atau barangkali kita masuk ke dalam golongan orang yang tidak percaya lagi pada calon pemimpin bangsa ini?
Jika kita lihat, angka golput semenjak pemilu 2004, lalu ke 2009 mengalami perkembangan yang signifikan. Bahkan pada pemilu 2009 persentase golput mencapai 39.1%. Mengalahkan suara dari partai manapun, termasuk Partai Demokrat yang notabene sebagai pemenang saat itu. Pertanyaan kedua, Apa yang menyebabkan seseorang berfikir untuk memilih golput?
Saya akan mencoba berangkat dari sebuah cerita. Di suatu zaman hiduplah seorang raja adil yang memerintah suatu negeri yang bisa dikatakan cukup sejahtera. Dikala itu, kondisi negara sedang berada di penghujung musim panen dan hendak memasuki musim paceklik pangan. Sang raja yang adil tersebut dengan cerdas mengumpulkan rakyatnya di sebuah lapangan terbuka untuk berdialog.
Singkat cerita rakyat yang telah berkumpul diperintahkan untuk menaruh madu sebanyak satu sendok, hanya satu sendok madu setiap harinya di sebuah kuali besar di tengah kota. Nantinya madu ini akan digunakan sebagai cadangan makanan saat masa paceklik.
Akhirnya setiap hari rakyat berbaris untuk memasukkan sesendok madu ke dalam kuali raksasa tersebut. Diantara ribuan rakyat, tersebutlah seorang laki-laki yang tergolong kurang mampu, sebut saja ia otong. Si Otong merenung dan berdialog pada dirinya sendiri, ia memikirkan kehidupannya yang sehari-harinya sudah sulit mendapatkan makanan, dan sekarang diminta mengumpulkan madu setiap hari. Pada akhirnya, ia memutuskan untuk mengganti madu tersebut dengan sesendok air saja. Toh, cuman saya yang melakukan hal ini, pasti gak akan ngaruh sama madu yang satu kuali besar. Begitu pikirnya.
Setelah sekian lama mengumpulkan madu untuk cadangan makanan, tibalah saatnya kuali besar itu diambil dan dibagikan kembali kepada rakyat. Sang raja memerintahkan pengawal untuk membawa kuali raksasa tersebut ke hadapan rakyatnya dan membukanya. Alangkah kagetnya wajah pengawal ketika ia membuka tutup kuali tadi. Rajapun heran dengan sikap pengawalnya dan memerintahkan untuk menumpahkan seluruh isi kuali tadi. Apa yang terjadi? Benar saja, satu kuali besar berisi air tumpah di hadapan rakyat.
Sebagian dari kita mungkin malas untuk mencoblos, malas untuk mencari tahu partai yang pantas dipilih, dan seakan sudah putus harapan terhadap caleg-caleg yang ada. Namun ketahuilah kawan, satu suara kita adalah setitik harapan bagi bangsa ini. Jangan sampai pada akhirnya kita tidak bisa mendapatkan manisnya madu karena mayoritas beranggapan golput lebih baik. Menurut pandang saya, masih ada partai yang pantas dipilih, dan masih ada pemimpin yang cinta rakyat juga negeri ini. So, bersegeralah tentukan pilihanmu dan jangan lupa dating ke TPS tanggal 09 April nanti.